Sabtu, 18 Juni 2016

Dinihari, aku masih belum bisa memejamkan mataku entah mengapa. Aku terus menatap langit langit kamar. Mendekapmu dalam doa, melihat sinaran bulan melalui celah jendela. Aku masih ingat disaat kita memulai obrolan chat hingga tengah malam, hingga dinihari sekalipun. Memulai dengan topik topik atau bahasan sederhana hingga aku tertidur. Hingga aku tertidur dan dipagi hari aku tersenyum, melihat pesan singkat darimu. Meskipun hanya;












 



-selamat pagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar